
its been so long since my last post..
so? what's so important? a lot...
halo, welcome March. bulan maret 2010, mungkin inilah bulan yang paling bikin stress buat smua anak SMA kelas 3. iyalah, ini waktunya UAN. jadi bulan maret itu bener-bener gw ga pernah nyentuh laptop, kecuali buat cari latihan soal.
april fool, really fool. alhamdulillah, saya lulus UAN. tapi kenapa biasa aja ya? merasa terganjel karena ada "something" di balik kelulusan saya, ya mungkin waktu itu dapet berkah dari langit.
may? hello holiday, sepertinya dengan senang hati menunggu kuliah.
june? july? august? september?
TIME GOES BY MAN!!!!
WAKTU ITU GA PERNAH BERHENTI!
baru aja sore ini saya tonton acara di TV berlangganan Indovision, channel BBC Knowledge, acara judulnya Time. katanya, waktu itu relatif. bukan waktu yang mengendalikan manusia, tapi manusia yang mengendalikan waktu. semacem sistem saraf di dalam otak itu yang mengendalikan, apakah kita merasakan segala sesuatu itu dengan cepat, atau lambat...
tapi kenapa liburan sangat lama sekali? oh mungkin otak saya lagi rusak.
eh tapi otak saya lagi rusak beneran loh. knapa? ini dia..
recently, saya ngedektin cwe loooh. hmm, namanya *******A okey jangan sebut merek, sebut saja namanya bunga (udah mirip kaya interogasi PSK deh, hahaha). okey, she's pretty, cantik banget, buanget, riset menunjukkan 10 dari 10 pria di dunia nunjukkin dia itu cantik. waw, mirip artis jepang deh, hmm, snow white. okey, dia emang orangnya jual mahal, dan gw berniat beli mahal aja deh. okey, awalnya ngasih harapan. akhirnya? ternyata yang dijual cuma pepesan kosong. oh, ternyata doi membandingkan saya dengan pria lain, si negro itu. oh okey. okey aja deh daritadi.
tapi apa gunanya dibandingkan?
sebenernya apa sih yang kita cari dalam hidup ini?
kenapa kita hidup?
kenapa Tuhan memilih kita jadi manusia, bukan jadi ikan, cicak, atau kadal?
mengapa juga kita selalu mengejar yang terbaik dalam hidup? bukankah kita lahir di umur 0, tamat kuliah umur 23. karier menanjak umur 35. lalu sukses di umur 50. dan umur 60 meninggal.
jadi apa yang kita cari di dunia ini?
saya oun berpikir...
dulu saat saya kelas 6 SD dan akan masuk SMP, ayah saya berulang kali menceramahi saya...
"kalau kamu gak bisa masuk SMP unggulan, jangan harap bisa jadi orang sukses"
akhirnya, saya pun berhasil masuk SMP Unggulan, SMP 49 jakarta.
saat saya kelas 3 SMP, akan masuk SMA, ayah saya kembali menceramahi...
"kalau kamu gak bisa masuk SMA unggulan, jangan harap jadi orang sukses"
akhirnya, saya pun masuk SMA yang, hmm, ga bisa dibilang jelek, tapi belum bisa dibilang sempurna.
saat saya akan masuk kuliah, semua orang, bukan hanya ayah saya, juga menceramahi:
"kalau kamu gagal masuk kuliah negeri, kalau kamu gagal masuk ITB, jangan harap jadi orang sukses"
okey, saya gagal masuk ITB. dan masuk unversitas swasta yang ga begitu dikenal banyak orang, PPM Management...
ayah saya pun kembali menceramahi...
"orang sukses itu dilihat bukan dari tamatan ITB. presiden SBY pun ga bisa menjamin kalo kamu masuk ITB bakalan jadi orang sukses yang penting itu adalah kamu mau jadi apa setelah lulus.."
lalu pikiran saya pun menerawang jauh sekali...
1. ada seorang teman, yang begitu kaya raya orang tuanya, namun dia tidak begitu happy. happy dalam artian, dia tidak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya.
2. saya baca di kompasiana.com, seorang pengusaha sawit di Riau yang sangat kaya raya, namun single, padahal umurnya sudah 32. katanya, susah dapet jodoh.
3. saya sering melihat dimanapun, di stasiun, di trotoar, di kawasan kumuh pun, orang yang (maaf) berkemampuan ekonomi lemah pun dapat merasakan cinta, sangat mencintai pasangannya, meskipun mereka hanya bermodalkan kontrakan dengan ukuran 5x6 meter dan beberapa furniture bekas yang dihadiahkan tetangganya.
4. orang yang sangat kaya raya parlente, uangnya triliunan, kadang membuat stress istrinya, karena hobby nya main cewe, mabok-mabokan, dan gambling. keluarganya hancur, anak gak terurus, terserah mau jadi apa.
5. orang yang berkemampuan seadanya, cukup pas dan tidak berlebihan, ada uang, ada gengsi, keluarga yang penyayang, ohh hidupnya sungguh balance.
jadi apa yang kita cari dalam hidup ini sebenarnya?
saat lulus kuliah nanti, kita harus bekerja. mencari uang sendiri. kata orang, ah percuma udah lulus kuliah mahal, tapi jabatan masih salesman.
okay, jabatan Manager, bahkan direktur pun diraih.
kata orang, ah percuma udah direktur mobilnya masih kijang innova.
okay, mercedes benz S-Class pun terbeli.
kata orang,masa mobil udah mercy rumah masih di (maaf) cililitan?
akhirnya pindahlah ke Pondok Indah.
kata orang, wah si Bapak bos ini kayanya cuma ngurusin pekerjaannya mulu. liat tuh anaknya hobby bawa cewe ke rumah.
okay, saya didik anak saya, dia pun lebih berbudi sekarang.
kata orang, ah bapak ini uangnya banyak, tpai ke mesjid ga pernah.
okey, pergilah ke mesjid tiap hari jumat siang. hanya jumat siang saja....
KATA ORANG!!!!!!!!
jadi sebenarnya apa yang kita cari di dunia ini?
uang?
cinta?
kasih sayang?
persahabatan?
karier?
hidup itu, menurut saya seperti membuat sebuah bangun dua dimensi, dan hidup sempurna digambarkan dalam bentuk lingkaran.
kalau anda hanya memiliki uang yang banyak dalam hidup, itu artinya baru sebuah titik. masih jauh dari bentuk lingkaran.
kalau anda punya uang dan cinta, itu baru sebuah garis. tidak mencerminkan sebuah lingkaran sama sekali.
okey, anda memiliki sahabat, uang, dan cinta. itu baru segitiga bung.
anda pun menguatkan hubungan dengan Tuhan, cinta, uang, sahabat. jadilah persegi.
namun.. hubungan anda dengan uang terlalu dekat, sehingga mengejar titik uang terlalu jauh keluar, jadilah anda sebuah layang-layang. semakin jauh dari lingkaran.
lingkaran itu, sebuah bangun dua dimensi yang memiliki sisi titik tak terhingga, dan jarak dari pusat ke seluruh sisi yang sama persis.
jadi mengapa hidup sempurna itu lingkaran?
anggaplah pusat titik lingkaran itu diri anda sendiri. sedangkan sisi luar lingkaran yang melengkung itu kehidupan anda...
alangkah bahagianya bila anda memiliki keseimbangan dalam segala aspek hidup. anda memiliki uang, namun tidak berlebihan. anda cinta pasangan anda, namun ia bukanlah segalanya. anda adalah carier man, namun karir bukanlah segalanya, anda dekat dengan Tuhan, namun Ia-pun bukanlah segalanya... semuanya seimbang, begitu juga dengan ribuan aspek hidup lainnya. alangkah indahnya hidup ini bukan? jika kita mampu menyeimbangkan segala sesuatu dengan sangat seimbang, seperti lingkaran yang rata...
jadi, apakah yang anda cari di dunia ini?
bagi saya, saya mengejar keseimbangan..
kini telah kutemukan jawabannya...
balance
Tidak ada komentar:
Posting Komentar